Tampilkan postingan dengan label Puji Astuti Hanafi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puji Astuti Hanafi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Februari 2011

Dibalik Duri Terselip keunikan


Oleh : Puji Astuti Hanafi



Bulu babi merupakan salah satu komoditas hasil perairan yang telah dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pangan. Bagian dari bulu babi yang biasa dimanfaatkan adalah gonad atau telurnya, baik gonad jantan maupun gonad betina. Bulu babi beraturan mempunyai lima gonad yang tergantung sepanjang bagian dalam interambulakral pada daerah aboral. memiliki duri yang sangat tajam untuk melindungi dirinya dari mangsa. berpotensi besar untuk membudidayakan jenis ini. Menurut Laode M Aslan, ada 3 jenis yang dapat dikembangkan di Indonesia yakni dari jenis Echinometra spp., Tripneustes gratilla, dan Diadema setosum. Ketiga jenis bulu babi ini selain pertumbuhannya cepat juga mampu menghasilkan gonad yang lebih besar dibandingkan jenis bulu babi

Bangsa Bulu babi



Bulu babi termasuk Filum Echinodermata, bentuk dasar tubuh segilima. Mempunyai lima pasang garis kaki tabung dan duri panjang yang dapat digerakkan. Kaki tabung dan duri memungkinkan binatang ini merangkak di permukaan karang dan juga dapat digunakan untuk berjalan di pasir. Cangkang luarnya tipis dan tersusun dari lempengan-lempengan yang berhubungan satu sama lain.  
Hewan yang memiliki nama Internasional sea urchin atau edible sea urchin ini tidak mempunyai lengan. Tubuhnya umumnya berbentuk seperti bola dengan cangkang yang keras berkapur dan dipenuhi dengan duri-duri. Durinya amat panjang, lancip seperti jarum dan sangat rapuh. Duri-durinya terletak berderet dalam garis-garis membujur dan dapat digerak-gerakkan, panjangnya dapat mencapai ukuran 10 cm dan lebih. Penyelam yang tidak menggunakan alas kaki mudah sekali tertusuk durinya sehingga akan sedikit merasakan demam karena bisa pada duri tersebut, racunnya sendiri dapat dinetralisir dengan amonia, perlakuan asam ringan (jeruk lemon atau cuka). Berdasarkan bentuk tubuhnya, kelas Echinodoidea dibagi dalam dua subkelas utama, yaitu bulu babi beraturan (regular sea urchin) dan bulu babi tidak beraturan (irregular sea urchin) dan hanya bulu babi beraturan saja yang memiliki nilai konsumsi .

Karakteristik Reproduksi 
Landak Laut secara seksual reproduksi organisme jutaan Pertama telur yang dilepaskan oleh kaum wanita dan mereka bersatu dan menyatu dengan sperma yang dikeluarkan oleh laki-laki Penyatuan telur jelly berlapis dan sperma kecil biasanya terjadi di luar tubuh betina, Namun pada beberapa kasus yang jarang terjadi pembuahan akan berlangsung dalam tubuh betina Setelah pembuahan gamet terjadi, larva terbentuk.
larva ini juga dikenal sebagai pluteus. Jenis kelamin larva adalah mustahil untuk membedakan sampai sendiri mulai untuk melepaskan baik telur atau sperma selama dewasa nya.
 Ukuran rata-rata telur yang bulu babi betina menghasilkan sekitar 100-150 mikron, dan ukuran rata-rata sperma adalah sekitar 1 × 5 mikron ditambah ekor waktu bahwa dewasa bulu babi mulai. mereproduksi adalah selama usia 2-5 tahun. 

Masa Hidup Bulu Babi
 (Strongylocentrotus franciscanus) yang sejak lama dianggap sebagai momok di lautan. Karena makan tumbuh-tumbuhan di bawah air dan banyak orang yakin hewan inilah yang bertanggung jawab atas kerusakan ekosistem laut. Tidak heran bila banyak orang berusaha meracuninya, ternyata dalam penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa bulu babi merah tumbuh jauh lebih lambat dari perkiraan semula, namun hidup lebih lama dibanding dugaan awal. Mereka tidak sekedar mencapai umur tujuh hingga 15 tahun seperti diperkirakan, tapi bisa mencapai 200 tahun lebih 
            Lebih menarik lagi, hewan-hewan lanjut usia itu sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda uzur. Menurut Dr Albert dalam kompas.com, walaupun mereka bisa mati karena serangan hewan pemangsa, penyakit tertentu, atau ditangkap nelayan, namun hewan-hewan ini tidak menunjukkan tanda-tanda ketuaan lanjut. Bukti-bukti menunjukkan bahwa bulu babi merah berusia 100 tahun tidak begitu berbeda dengan yang berumur 10 tahun. 
Kenyataan mengindikasikan bahwa semakin dewasa bulu babi merah, maka makin produktif mereka menghasilkan sperma dan telur. Hewan ini juga masih mampu berkembang biak walau usianya sudah amat tua. Di antara hal-hal lain, data radio karbon juga menunjukkan bulu babi merah memiliki pertumbuhan yang nyaris tidak terlalu dipengaruhi kondisi laut dan variabel lain. Meskipun biota ini adalah invertebrata, namun pada level genetik biota ini mempunyai kesamaan lebih dari 7000 gen dengan manusia. Hal yang sangat menakjubkan adalah meskipun tidak mempunyai mata, telinga dan hidung, tetapi biota ini indra untuk melihat, mendengar dan mencium, dari gen manusia yang dimilikinya.



 Gb. Landak laut merah

Hal yang menguntungkan juga dengan menggunakan bulu babi adalah proses reproduksi yang cepat dari biota ini, sehingga jumlah sample juga tidak menjadi masalah. Maka akan mendukung penelitian berjalan dengan cepat.

Mengurangi Rasa sakit

Rendam luka dengan air hangat. Sedangkan duri yang masih menempel akan sulit dicabut, karena duri tersebut sangatlah rapuh.  solusi yang terbaik adalah dengan menumbuk bagian yang tertusuk, sehingga duri yang menempel hancur dan larut dalam darah. Solusi yang lain untuk menetralisir racun dari sea urchin adalah dengan amoniak. Namun sangat sulit menemukan amoniak saat menyelam atau di sekitar daerah pesisir. Tapi biasanya orang banyak menggunakan cairan urine untuk menetralisirnya. karena urine mengandung amoniak.

Sebenarnya, seperti yang dikatakan oleh beberapa ahli medis kelautan, anti body manusia sudah cukup untuk menetralisir racun yang terdapat pada sea urchin. Jadi jangan terlalu panik dengan keberadaan Sea urchin ini

Keunikan yang memberi manfaat



Hewan unik ini juga memiliki kaki tabung yang langsing panjang, mencuat diantara duri-durinya. Duri dan kaki tabungnya digunakan untuk bergerak merayap di dasar laut. Ada yang mempunyai duri yang panjang dan lancip, ada pula yang durinya pendek dan tumpul. Mulutnya terletak dibagian bawah menghadap kedasar laut sedangkan duburnya menghadap ke atas di puncak bulatan cangkang. Makanannya terutama alga, tetapi ada beberapa jenis yang juga memakan hewan-hewan kecil lainnya 
Bulu Babi (sea urchin), Bentuk tubuh biota ini bulat tanpa lengan dan dipenuhi duri-duri yang menutup seluruh tubuh. Bulu babi ini umumnya berwarna hitam dengan duri-durinya yang panjang dan beracun, duri-duri ini mudah sekali patah, jika terinjak kaki telanjang ujung duri akan menusuk telapak kaki dan menimbulkan rasa sakit dan bengkak. Karena tersusun dari bahan kapur, duri itu mudah terlarut dalam darah jika dihancurkan dengan memukul-mukul telapak kaki yang terkena dengan menggunakan benda keras.
Disamping itu, duri-duri bulu babi memiliki fungsi sebagai pertahanan diri dan untuk menangkap mangsanya, berupa ikan-ikan kecil. Echinodermata dimanfaatkan oleh manusia sebagai Makanan Misalnya telur landak laut yang banyak dikonsumsi di Jepang dan keripik serta Bahan penelitian mengenai fertilisasi dan perkembangan awal. memiliki khasiat besar bagi kesehatan tubuh manusia seperti meningkatkan stamina dan libido. mengandung protein dalam jumlah yang sangat besar, yakni mencapai sekitar 80 persen. Kandungan bulu babi yang telah diekstrak dicobakan pada hewan mencit (tikus). Mencit yang diberi makan bulu babi ternyata memiliki kandungan hormon testosteron hampir sama dengan mencit yang disuntik hormon testosteron.
            Dengan demikian hewan yang begitu menyakitkan sekalipun ini memiliki suatu keunikan dan manfaat dibalik duri serta racunnya. Hewan unik ini harus kita lestarikan selain bentuknya yang menggemaskan.



Menghampiri Cahaya di Kala Malam


Oleh : Puji Astuti Hanafi



Pada saat Musim hujan cahaya sangat dibutuhkan Laron di balik cahaya itu. Laron  yang dikenal sebagai semut atau White Ants,  keluar  putih secara bergerombol  tanah  saat udara terasa lembab. Nah, selama musim hujan, keadaan tanah menjadi basah. Udara disekitarnya pun menjadi lembab.  saat itulah, mereka akan keluar dan mencari cahaya, dari cahaya lampu-lampu yang bersinar. Selain untuk menghindari udara lembab, laron mencari cahaya terang untuk melakukan proses perkembang biakan. Pada saat itu, laron sedang gencar-gencarnya mencari pasangan dan menikah di tempat yang terang pula.

Bangsa Rayap

 Gb. Rayap laron



Rayap adalah Binatang social dan termasuk binatang Arthropoda, kelas Insekta dari ordo Isoptera. Perkembangan hidup rayap adalah melalui metamorfosa hemimetabola , yaitu secara bertahap, yang secara teori melalui stadium (tahap pertumbuhan) telur, nimfa dan dewasa. Walaupun stadium dewasa pada serangga umumnya terdiri atas individu-individu bersayap (Laron), karena sifat polimorfismenya maka di samping bentuk laron yang bersayap, stadium dewasa rayap mencakup juga kasta pekerja yang bentuknya seperti nimfa yang berwarna keputih-putihan, dan kasta prajurit yang berbentuk khusus dan berwarna lebih kecoklatan. 
Rayap adalah binatang yang hidup berkoloni dalam jumlah yang sangat banyak. Rayap membangun sarangnya sebagai tempat untuk hidup, mencari makanan dan berkembang biak. Seluruh kehidupan rayap dilakukan didalam sarangnya. Dalam setiap koloni terdapat milyaran individu yang terbagi ke dalam kasta-kasta dengan tugas yang berbeda-beda. Kasta Reproduksi Rayap Ratu dan Raja tugasnya hanya untuk bereproduksi. Ratu dapat bertahan hidup hingga 25 tahun dan menghasilkan jutaan telur. Telur-telur yang menetas akan menghasilkan kasta rayap lain. Ciri-ciri yang khas dari rayap ratu yaitu memiliki bentuk perut (abdomen) yang besar (hingga sebesar ibu jari) yang mengandung ribuan telur. Ratu ini tinggal di tengah-tengah sarang bersama Rayap Raja, hidup untuk makan dan bereproduksi.
Rayap Pekerja Rayap ini berjumlah ribuan dan hanya bertugas untuk mencari makan bagi koloninya. Pekerja selalu bergerak vertikal hingga menemukan makanannya di luar sarang, dengan membangun jalur-jalur yang terbuat dari tanah. Mereka mengeluarkan cairan protein dari tubuhnya sehingga semua jalur yang dilalui rayap pekerja akan ditumbuhi jamur. Jamur-jamur ini dapat mensitesa benda apapun – seperti kayu – sehingga dapat menjadi lapuk. 
Laron sebelum memiliki sayap adalah hewan rayap yang bahasa inggrisnya adalah termites, hewan ini termasuk serangga yang masuk ordo Hymenoptera.
 
Perkawinan Kilat 


Gb. Perkembangan Laron

Laron menghampiri cahaya lampu dan seperti berlomba berterbang mengitari lampu tersebut,namun tak lama kemudian satu persatu berjatuhan, kemudian meninggalkan sayapnya, konon laron itu sedang ,mencari cinta jika meninggalkan sayap serta binatang itu hanya di beri waktu hidup hanya sehari saja, dalam waktu yang singkat bagi manusia itu mereka berlomba mencari kehidupan baru, mereka berebut mencari penerangan demi mendapatkan hidup selanjutnya,kulihat beberapa yang telah menanggalkan sayapnya, dan mungkin telah menemukan impian hatinya bergandeng-gandeng, jalan sana sini seperti terburu-buru, ternyata mereka mencari celah dan lubang mereka akan melahirkan anak-anak mereka dimana mereka akan menjadi sebuah kerajaan rayap, dan akan melahirkan laron-laron (pangeran dan putri) rayap. 
Laron Ini merupakan kasta reproduksi. Yaitu rayap bersayap yang terbang dan bereproduksi. Rayap ini sering muncul pada malam hari setelah turun hujan. Mereka akan membentuk pasangan-pasangan jantan dan betina, melepaskan sayapnya dan melangsungkan perkawinan untuk membentuk koloni baru. Setiap sepasang jantan dan betina akan membangun satu koloni baru. Maka dalam siklus hidup rayap akan terdapat banyak koloni yang tersebar di sekitar kita.

Fhobia Air
Ketika musim hujan ataupun ketika hari mendung menjelang malam hari, terkadang Laron (kelekatu) sering menyerbu rumah kita berterbangan di lampu-lampu rumah yang terkadang buat kita repot untuk mengusirnya karena biasanya mereka datang berkelompok dan tak mau pergi jika kita tidak mematikan lampu dirumah kita. sebenarnya laron ini bisa dengan mudah kita basmi cukup hanya dengan air yang diisi beberapa buah cabe kering tempatkan dalam baskom plastik seukuran sedang. jika baskom yang telah kita isi air dan cabe kering itu kita taruh dibawah lampu yang sedang dikerumuni laron tersebut maka akan membuat mereka jatuh berguguran didalam air tersebut tanpa kita bersusah payah mengusir mereka dengan tenaga. 


Belajar dari Laron


 Gb. Sekumpulan Laron

Mungkin kita pernah kesal dengan kedatangan laron dirumah kita, khususnya pada malam hari setelah hujan. Selain sayap-sayapnya mudah terlepas sehingga kita jadi sering menyapu ruangan, semutpun sering datang untuk membawa laron yang sudah mati ke dalam sarang. Selain itu, cicak-cicak pun berdatangan untuk mengenyangkan perutnya dan tak jarang ada orang-orang yang menangkap laron untuk digoreng atau dibuat pakan ikan. 
Karenanya, janganlah mengeluh dengan adanya laron. Kedatangan mereka juga bisa menjadi perantara untuk menguji kesabaran kita, untuk menambah amal ibadah kita (lantaran menyapu ruangan) dan mengajari kita untuk hemat menggunakan listrik. Bila dalam satu malam setiap rumah mematikan lampu dengan total waktu 1 jam, dan bila ada 1000 rumah maka akan berpengaruh terhadap jumlah cadangan listrik negara. Karenanya, jangan hanya berpikir sisi negatif saja. Kadang, sisi negatif itu justru memicu adanya sisi positif. Sebenarnya laron tidak berniat menganggu kita. Mereka ingin mendekati sinar karena mereka memiliki kepekaan terhadapnya. Alhamdulilah kalau yang peka terhadap sinar merupakan hewan tak berbisa dan kecil ukurannya. Coba kalau laron memiliki bisa seperti kalajengking atau laron berukuran sebesar kucing.
Dalam sebuah majelis ilmu, ada anak kecil yang memegang laron pada sayapnya hanya untuk main-main. Mungkin seperti itulah bila kita melakukan hal yang tak jelas tujuannya dan malah membuat rugi pihak lain. Misalnya, ketika kita sengaja mempermainkan hati orang lain dengan mengatakan apa yang tak pernah ada. Begitupula bila kita berusaha mencari kesalahan dan aib orang lain hanya untuk menjatuhkan mereka.

 Pemburu Cahaya

Saat malam menjelang ada mahkluk yang selalu berkumpul ria di sekitaran sumber cahaya. Entah cahaya itu berasal dari lampu listrik, lampu kendaraan, petromaks dan lain sebagainya yang mengeluarkan cahaya. dengan memadamkan lampu di teras rumah dan menghidupkan lampu di tiang listrik jalan depan rumah, berbondong-bondong pindah ke sumber cahaya baru sambil meninggalkan beberapa  kawanannya yang  terkapar di  lantai.  Demikian sebaliknya, saat cahaya di tiang listrik di padamkan dan menghidupkan lampu motor, lagi-lagi dengan ajaib mereka berpindah ke sumber cahaya yang baru. maka kesimpulannya Laron sangat menyukai cahaya
Uniknya lagi, kawanan yang tadinya terkapar dilantai akan melepaskan sayap-sayapnya dan dengan ajaib berkumpul membentuk rangkaian memanjang 
Saat berada di ketinggian pesawat terbang atau di pegunungan, aku senang sekali memperhatikan gemerlap cahaya yg berasal dari tempat tinggal  para manusia.  Semakin terang cahaya di suatu tempat, maka semakin banyak manusia yg akan menghampirinya - fenomena kota besar. Laksana Laron manusia berlarian memburu cahaya walau di sumber-sumber cahaya tersebut sudah menunggu para pemangsa yg memakan sesuatu karena merasa itu adalah pemenuhan kebutuhan semata.
Dengan demikian Tidak semua Laron bisa mengikuti rombongannya melanjutkan memburu cahaya, ada juga yg tertinggal terseok-seok bergandengan menyusuri tanah menunggu dimangsa atau disapu oleh sang pemilik rumah - masih mirip dengan nasib manusia yg memburu cahaya di kota.




Malu Bila diSentuh

Oleh : Puji Astuti Hanafi



Gb. Putri malu saat menguncup


Putri malu (Mimosa pudica) adalah perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup/"layu" dengan sendirinya saat disentuh. Walaupun sejumlah anggota polong-polongan dapat melakukan hal yang sama, putri malu bereaksi lebih cepat dari pada jenis lainnya. Kelayuan ini bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.

Fisik dari Putri Malu
Tumbuhan putri malu sering dijumpai di sekitar sawah, kebun, rerumputan. Tumbuhan putri malu merupakan herba memanjat atau berbaring atau setengah perdu dengan tinggi 0,3-1,5 meter. Tumbuhan liar di tempat terbuka. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropis





      Gb. Bunga dan daun


Daunnya Berupa daun majemuk menyirip ganda dua yang sempurna, Batang bulat, berambut, dan berduri. Batang dengan rambut sikat yang mengarah miring ke bawa, Biji bulat dan pipih dan Tumbuhan ini apabila disentuh maka daunnya akan menutup.

Putri Malu Mereaksi Rangsangan

Saat kita berjalan di antara semak-semak dengan tidak sengaja tangan kita menyentuh bagian tubuh suatu jenis tumbuhan. Sentuhan tangan kita pada tumbuhan itu menimbulkan reaksi sehingga daun-daunnya menguncup dan tubuhnya terkulai layaknya tumbuhan yang layu. 

Oleh karena reaksinya terhadap rangsangan membuat tumbuhan ini terkulai, maka dikenal dengan nama putri malu atau rumput tidur (sleep grass).Rangsangan pada putri malu menjalar baik dari ujung ke pangkal maupun dari pangkal ke ujung.

Pembengkakan sebagai Alat Peka

Dalam ilmu Botani putri malu tergolong keluarga Mimosaceae dan memiliki nama ilmiah Mimosa pudica. Mimosa ini memiliki susunan daun kecil teratur simetris sepanjang tangkai daun. Tiap daun mengalami pembengkakan di pangkal lekatannya pada ranting. Sedangkan tiap ranting mempunyai pembengkakan serupa di pangkal nya pada batang. Pembengkakan ini merupakan bagian yang peka terhadap rangsangan. Struktur ini mampu menimbulkan gerak daun-daun atau anak daun, yaitu gerak buka-tutup.
 Gb. gerak buka - tutup daun
Pada saat mereaksi sentuhan, daun Putri malu menguncup akibat hilangnya turgor karena air dalam sel-sel pulvinus keluar. Lalu ranting pun terkulai oleh karena hilangnya pembengkakan pada pangkalnya. Putri malu ini seakan-akan jatuh pingsan dan daun-daunnya tergulung erat.

Gerak buka-tutup terjadi karena perubahan keseimbangan air (turgor) dalam sel-sel pulvinus. Sel-sel ini memiliki dinding sel tipis dan terisi air dari pembuluh lembut jaringan pengangkut yang berhubungan dengan sistem saluran pusat tumbuhan. Adanya rangsangan kecil menghilangkan keseimbangan air di dalam sel-sel pulvinus pangkal daun karena air dalam sel-sel tersebut mengalir ke luar. Sedangkan rangsangan yang lebih kuat menimbulkan reaksi serupa di dalam sel-sel pulvinus pangkal ranting. Akhirnya seluruh tubuh terpengaruh.


Mekanisme Perubahan rangsangan

Pada tumbuhan ini terdapat suatu sistem yang dapat mempertahankan rangsangan yaitu vakuola dimana mengeluarkan proton (H+) yang artinya dapat melemahkan dinding sehingga vakuola menyerap air dengan cepat maka terjadilah pembengkakan yang menekan cairan sel ke dinding yang mengakibatkan tekanan pembengkakan meregangkan dinding sehingga berukuran lebih besar.
Gb. Tanda panah menunjukkan bagian pulvinus

Daun Mimosa menunjukkan pembengkakan pada pangkal tangkai daun dan pada setiap pangkal anak daun primer dan anak daun sekunder. Bila tumbuhan kekurangan air karena menguap atau keluar dari sel seperti yang terjadi pada sel-sel pembengkakannya putri malu yang terkena rangsangan, maka rangsangan sel berkurang dan kekakuan tumbuhan pun berkurang, sehingga daun-daun putri malu saling menutup. Jika rangsangan hilang sama sekali maka daun dan batang akan menjadi semakin lemas dan putri malu pun terkulai.
Ketika pengaruh rangsangan telah dipindahkan menuju pembengkakan pada pangkal tangkai daun, air keluar dari sel-sel bagian bawah pembengkakan yang berdinding tipis menuju ruang antar sel. Karena sel-sel ini kehilangan rangsangannya sedangkan sel-sel pada bagian atas pembengkakan tetap membengkak, maka tangkai daun pun terkulai.
pembengkakan pada pangkal anak daun primer berperan sama seperti pembengkakan pada pangkal tangkai daun. Tetapi pembengkakan pada pangkal anak daun sekunder berperan dengan cara sebaliknya. Dengan kata lain, pada saat tumbuhan terangsang, pembengkakan pada pangkal tangkai daun dan pangkal tangkai anak daun primer akan menyebabkan tangkai daun dan tangkai anak daun mengarah ke bawah. Sedangkan pembengkakan pada pangkal daun sekunder menyebabkan anak-anak daun mengarah ke atas sehingga saling menutup.


Putri Malu Pun Tak Ingin Disakiti

Reaksi spontan yang terjadi pada putri malu memberikan pelajaran bagi kita, bahwa tumbuhan pun memiliki perasaan dan mampu mempertahankan dirinya. Apabila disentuh atau diperlakukan dengan kasar, daun putri malu akan menguncup seolah-olah takut disakiti. Hal ini merupakan mekanisme perlindungan untuk mempertahankan dirinya, terutama dari gangguan binatang pemakan rumput. Keadaan terkulainya putri malu, membuat tumbuhan ini tampak tidak enak dimakan. Oleh karena itu, tumbuhan ini tidak mudah dimakan binatang.
Dengan demikian Sesungguhnya tumbuhan ini sangatlah berguna dalam pertanian karena dapat membantu menyuburkan tanah. Akar tumbuhan ini mampu bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium yang mampu mengikat Nitrogen Oleh karena itu, putri malu dilengkapi dengan sistem pertahanan diri agar tetap hidup, sehingga manusia dapat mengambil manfaat darinya.